Minggu, 07 April 2013

E-BUSINESS LELA SARI 1173234 KELAS B



E-BUSINESS

Makalah ini disusun guna memenuhi Tugas Mata Kuliah :
IT For Bussiness
Dosen Pengampu : Firmansyah, Sip.MH






 

DISUSUN OLEH:

NAMA                       : LELA SARI

NPM                           : 1173234

                                                PRODI                       : EI B

                                                SEMESTER              : IV (EMPAT)

 

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI

(STAIN) JURAI SIWO METRO

TAHUN 2012/2013






KATA PENGANTAR


 Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kita berbagai macam nikmat, sehingga aktifitas hidup yang kita jalani ini akan selalu membawa keberkahan, baik kehidupan di alam dunia ini, lebih-lebih  lagi pada kehidupan akhirat kelak, sehingga semua cita-cita serta harapan yang ingin kita capai menjadi lebih mudah dan penuh manfaat.
Terima kasih sebelum dan sesudahnya kami ucapkan kepada  Dosen serta teman-teman sekalian yang telah membantu, baik bantuan berupa moril maupun materiil, sehingga makalah ini terselesaikan  dalam waktu yang telah ditentukan.
 Kami menyadari sekali, di dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan serta banyak kekurangan-kekurangnya, baik dari segi tata bahasa maupun dalam hal pengkonsolidasian  kepada dosen serta teman-teman sekalian, yang kadangkala hanya  menturuti egoisme pribadi, untuk itu besar harapan kami jika ada kritik dan saran  yang membangun untuk lebih menyempurnakan makalah-makah kami dilain waktu.
Harapan yang paling besar dari penyusunan makalah ini ialah, mudah-mudahan apa yang kami susun ini penuh manfaat, baik untuk pribadi, teman-teman, serta orang lain yang ingin mengambil atau menyempurnakan lagi atau mengambil hikmah dari makalah ini.

Metro,  02 April  2013
                                                                                                            Penyusun

Lela Sari
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL..................................................................................... i
KATA PENGANTAR.................................................................................. ii
DAFTAR ISI................................................................................................. iii

BAB 1. PENDAHULUAN
1. 1   Latar Belakang .................................................................................. 4
1. 2   Rumusan Masalah ............................................................................ 5
1. 3   Batasan Masalah ........................................................................................ 5
1. 4   Tujuan Penulisan  ............................................................................. 5

BAB II. PEMBAHASAN
  2.1 Pengertian E-Bussiness....................................................................... 6
  2.2 Jenis-jenis dari E- Bussiness.............................................................. 10
  2.3 Manfaat dari E- Bussiness.............................................,.....................11
  2.4 Kekurangan dan kelebihan dari E- Bussiness.....................................12
  2.5 Faktor-faktor dari E- Bussiness...........................................................12

BAB III. PENUTUP
3.1. Kesimpulan........................................................................................13
DAFTAR PUSTAKA


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Kemajuan teknologi komunikasi dan jaringan, terutama internet, menyediakan inrastruktur yang dibutuhkan untuk e-business. Bagian ini memberikan pengantar atas gambaran umum konsep jaringan dan mendiskusikan isu-isu strategis yang berkaitan dengan metode-metode alternatif yang dapat dipergunakan organisasi dalam mengimplementasikan e-business. E-bisnis yang menyajikan peluang dan tantangan untuk bisnis, baik Kecil & Menengah (UKM). Namun, ada bagian yang kaya dari literatur e-bisnis berkonsentrasi pada masalah adopsi dari sudut pandang UKM pembeli, penelitian kecil sejauh ini telah dilaporkan dari sudut pandang pemasok UKM. Partisipasi UKM pada kebutuhan harus dipastikan untuk menggunakan potensi penuh dari e-bisnis. Penelitian ini dimulai untuk mengidentifikasi manfaat berpengalaman dan diharapkan dan hambatan adopsi e-bisnis teknologi dari sudut pandang pemasok kelompok UKM. Secara umum, temuan ini menandakan bahwa pemasok UKM mengalami hambatan, maka mereka perlu diatasi untuk keberhasilan pelaksanaan e-bisnis pada bagian teknologi. Para pemasok juga memiliki pandangan yang lebih luas dari e-bisnis manfaat dari sekedar penghematan biaya.
E-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik. Penggunaan sehari-hari, e-business tidak hanya menyangkut perdagangan elektronik atau e-commerce saja. Dalam hal ini, e-commerce lebih merupakan sub bagian dari e-business, sementara e-business meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet. Sebagai bagian dari e-business, e-commerce lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet. Dengan menggunakan sistem manajemen pengetahuan, e-commerce mempunyai goal untuk menambah revenu dari perusahaan. E-business berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-business memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.
1.2  Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian dari e-business ?
2.      Apa saja jenis-jenis dari e-business ?
3.      Apa manfaat dari e-business ?
1.3  Batasan Masalah
Berdasarkan rumusan masalah diatas, akan banyak masalah yang muncul, dan kami penulis tidak mungkin untuk meneliti semua masalah. Untuk itu perlu adanya batasan masalah dalam pembahasan ini. Oleh karna itu, masalah yang akan penulis teliti adalah masalah yang hanya tertera dalam masalah saja, yang lingkupnya telah disebutkan diatas.
1.4  Tujuan
      Berdasarkan rumusan masalah yang disusun oleh penulis di atas, maka tujuan dalam penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
Ø  Untuk mengetahui pengertian e-business.
Ø  Untuk mengetahui manfaat e-business.
Ø  Untuk mengetahui jenis-jenis dari e-business.






BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN E-BUSINESS
            E-Business adalah bentuk bisnis dengan menggunakan media elektronik atau dengan kata lain, menggunakan peralatan teknologi informasi untuk melakukan bisnis. E-Business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.
 Dengan berkembangnya teknologi yang mendukung semua aktifitas bisnis maka beralihlah perkembangan bisnis dari yang konvensional menuju era bisnis elektronik. Perkembangan teknologi juga membuat bisnis jadi lebih mudah dan lebih murah apabila dibandingkan dengan cara bisnis konvensional. Karena kemudahannya ini lah menyebabkan semakin banyak bisnis yang dapat dilakukan orang tanpa modal yang besar. Dan berkembang pula jenis-jenis bisnis elektronik yang semakin menarik untuk dibahas karena keberagaman jenis bisnis elektronik. E-business merupakan suatu bentuk bisnis berbasis media elektronik, seperti televisi dan radio. Namun, kini e-business dikenal masyarakat ketika marak menggunakan media internet. Sehingga definisi dari e-business berubah menjadi bisnis berbasis internet. Perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat e-business terus berevolusi dan menyesuaikan dengan teknologi yang ada.
Sejak adanya internet, kehidupan jual beli perusahaan seakan tidak pernah berhenti. Toko virtual (e-shop) buka 24 jam 7 hari dalam seminggu. Transaksi terus berjalan tanpa ada batasan waktu dan wilayah. Pemilihan barang dilakukan menggunakan internet, bahkan sampai pembayaran barang juga menggunakan media internet. Sehingga bisnis pada saat ini jauh lebih efisien jika dibandingkan dengan cara bisnis konvensional. Dengan menggunakan e-business, maka memungkinkan tidak perlu keberadaan kantor secara fisik sebab hanya akan tampil di internet dalam sebuah website. Pihak yang terkait hanya membutuhkan layanan web sebagai perantara dan membuat kerja sama dengan bank dan juga pelanggan. Hampir semua bisa dilakukan dengan menggunakan internet sebagai medianya. Kecuali proses produksi barang fisik dan proses pengirimannya. Kecuali barang yang dijual merupakan berupa data.
Fungsinya sendiri adalah untuk mendukung bagian pemasaran, produksi, keuangan, dan sumber daya manusia. Dengan e-business, perusahaan seakan memiliki toko di berbagai daerah karena pelanggan dapat mengakses halaman website dan melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja karena pelanggan dapat melakukannya tanpa meninggalkan rumah.
Popularitas e-business dipenghujung abad 20 dan di awal milenium baru ini ditunjang oleh tiga faktor pemicu utama, yaitu:
v Faktor pasar dan ekonomi
            Diantara kompetisi yang semakin intensif, perekonomian global, kesepakatan dagang regional, dan kekuasaan konsumen yang semakin bertambah besar.
v Faktor sosial dan lingkungan
             Contohnya seperti perubahan karakteristik angkatan kerja, deregulasi pemerintah, kesadaran dan tuntutan akan praktis etis, kesadaran akan tanggung jawab sosial perusahaan, dan perubahan politik.
v Faktor teknologi
            Faktor teknologi meliputi usia siklus hidup produk dan teknologi yang singkat.
Ø Definis E-Business dari Berbagai Macam Sumber:
  1. E-business adalah sebagai suatu gabungan yang kompleks dari proses bisnis, aplikasi perusahaan, dan struktur organisasi yang diperlukan untuk membuat model bisnis mempunyai kinerja yang tinggi.
  2. E-business  didefinisikan sebagai penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk mendukung seluruh kegiatan usaha.
  3. Definisi e-business menurut IBM adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan sistem dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet.
  4. Menurut Steven Alter, E-business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi.
  5. E-business adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bisnis yang dijalankan pada internet, atau penggunaaan teknologi internet untuk meningkatkan produktivitas dan keuntungan dari suatu bisnis.
  6. Menurut Daniel Amor, E-business adalah menghubungkan sistem teknologi informasi tradisional dengan internet akan menjadi sebuah e-business.
Berdasarkan beberapa definisi di atas, maka definisi e-business secara satu keartian utuh, yaitu:
E-Business adalah menjalankan proses bisnis utama untuk memberikan keuntungan dengan menggunakan Teknologi Infomasi dan Komunikasi (TIK, dapat berupa berupa keamanan, fleksibilitas,  integrasi, optimasi, efisiensi, dan peningkatan produktivitas dan profit , yang dilakukan oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait. Terdapat beberapa kesamaan dari kegiatan e-business, yaitu:
1.    Pelaku E-Business
v  Organisasi
v  Pelanggan
v  Perusahaan
v  Pemasok
v  Pekerja
v  Rekan bisnis
2.    Alat/Media/Sumber Daya yang Digunakan
v  Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
v  Komputer, data yang telah terkomputerisasi
v  Internet
3.    Kegiatan Sasaran
v  Kegiatan bisnis
v  Proses bisnis utama
v  Pembelian, penjualan,pelayanan, transaksi
v  Operasi bisnis utama
4.    Tujuan
v  Koordinasi, komunikasi, dan pengelolaan organisasi
v  Transformasi proses bisnis
v  Sharing informasi
5.    Keuntungan
v  Pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi
v  Memberikan nilai bisnis yang berbeda
v  Efisien
v  Peningkatan produktivitas dan keutungan
Ø Hubungan E-Business dengan beberapa istilah “e” lainnya:
E-Government (EG) mengacu kepada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk bertukar informasi dan pelayanan kepada penduduk, perusahaan-perusahaan, dan pemerintahan lainnya. Bentuk e-government ada 4 macam, yaitu government-to-customer, government-to-business, government-to-employees, dan government-to-government.
E-business telah menciptakan berbagai macam istilah salah satunya e-market dan membuat sedikit bergesernya define dari pasar itu sendiri. Dari bentuk pasar yang konvensional, yaitu pembeli dan penjual bertemu langsung secara fisik, ke bentuk pasar di era digital. Apalagi sekarang ini, di saat teknologi sudah semakin maju dan Internet telah menjadi salah satu gaya hidup dalam masyarakat di seluruh dunia. Dengan ada e-market, membuat sebuah  kegiatan jenis belanja dengan bentuk baru yaitu belanja secara online (online shopping). Belanja secara online dapat dikatakatan sebuah proses dimana pembeli langsung membeli barang atau jasa dari penjual secara realtime melalu internet. E-business juga melahirkan istilah untuk barang-barang yang ditawarkan melalui internet, baik yang secara fisik atau hanya berupa data digital. Produk-produk yang secara global menjadi kebutuhan dan diminati masyarakat serta memiliki standar kualitaslah yang dapat dipasarkan melalui Internet mengingat orang-orang yang terkait dengan e-market berasal dari berbagai dareah, bahkan negara, yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

2.2 JENIS-JENIS E-BUSINESS
E-bisnis juga salah satu layanan atau kegiatan bisnis secara online yang memanfaatkan internet. kegiatan E-bisnis juga tidak saja terbatas pada masalah transaksi pembelian dan penjualan tetapi juga masalah pada pelayanan konsumen, coleg bisnis dan lain-lain. Adapun beberapa jenis e-bisnis yang akan di lakukan yaitu:
1.      B2B (Business To Business) adalah salah satu bisnis yang di gunakan pada sebuah perusahaan dengan perusahaan,baik perusahaan di bidang industri yang sama ataupun bebeda yang menggunakan internet ataupun sistem kommunikasi, B2B juga bisa di bilang supaya menghemat   biaya    transaksi.
2.      B2C (Business To Consumer) adalah jenis perdagangan elektronik yang di lakukan oleh sebuah perusahaan yang akan melakukan penjualan langsung barang2nya kepada pembeli.dengan B2C juga menawarkan barang atau kualitas tinggi dengan harga murah dan layanan yang cukup baik sehingga bisa mencapai kesuksesan.

3.      Business to administrator adalah bisnis yang di lakukan pada sebuah menegement semua aspek yang di bangun untuk membangun dan mengembangkan bisnis yng di lakukan sesuai dengan tujuan dan sasaran dari pembangun bisnis yang di lakukan.kebanyakan atau sebagian besar perusahaan mempunya kelompok atau gabungan administrator bekerja untuk bisa di pastikan bahwa hal tersebut akan terjadi.

4.      Buyer draiven market adalah jenis bisnis yang menggunakan pemasaran elektronik.dengan bisnis pemasaran elektronik ini banyak sekali situs atau penjual dengan penawaran yang sama,sehingga pembeli mempunyai kesempatan untuk memilih.tetapi dengan banyaknya kesamaan maka barang yang di tawarkan oleh penjual ke pembeli akan cenderung lebih murah.
5.      Seler draiven market adalah jenis pasar penjualan elektronik komoditas, karena di dalam bisnis pasar ini memiliki kelangkaan sehingga mengakibatkan barang yang di jual akan lebih mahal harganya di bandingkan dengan barang yang memiliki kesamaan.
2.3 MANFAAT DARI E-BUSINESS
            E-Business atau Electronic business dapat didefinisikan sebagai aktivitas yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran barang dan/atau jasa dengan memanfaatkan internet sebagai media komunikasi. sehingga melakukan transaksi bisa dilakukan dengan menggunakan internet, dengan menggunakan e-business ada keuntungan - keuntungan yang didapat atau manfaat dari e-business itu sebagai berikut :
v  Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global, sehingga perusahaan bisa menjangkau lebih banyak pelanggan, memilih pemasok terbaik, dan menjalin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok.
v  Menekan biaya menyusun, memproses, mendistribusikan, menyimpan, dan mengakses informasi berbasis kertas (paperbased information).
v  Memungkinkan perusahaan untuk menerapkan mass customization terhadap produk dan jasanya.
v  Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan produk/jasa.
v  Meningkatkan produktivitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnis.
v  Menekan biaya telekomunikasi.
v  Manfaat-manfaat lainnya, seperti citra yang lebih baik, layanan pelanggan yang lebih bagus, proses yang lebih sederhana, mitra bisnis yang baru, waktu siklus dan pengiriman yang lebih singkat, akses terhadap informasi yang lebih luas, biaya transportasi yang lebih murah, dan fleksibilitas yang lebih tinggi.
v  Fenomena jejaring (internetworking) memaksa perusahaan untuk bekerja sama dengan berbagai mitra bisnis untuk dapat menawarkan produk atau jasa secara kompetitif, sehingga kontrol kualitas, harga, dan kecepatan penciptaan sebuah roduk atau jasa kerap sangat ditentukan oleh faktor-faktor luar yang tidak berada di dalam kontrol perusahaan
v  Pembeli atau customer dapat dengan mudah melihat barang yang di produksi perusahaan tersebut melalui internet, sehingga tidak repot harus ke tempat hanya untuk melihat barang.
2.4 KELEBIHAN DAN KEKURANGAN E-BUSINESS
Bagi pihak konsumen, menggunakan E-Business dapat membuat waktu berbelanja menjadi singkat. Tidak ada lagi berlama-lama mengelilingi pusat pertokoan untuk mencari barang yang diinginkan. Selain itu, harga barang-barang yang dijual melalui E-Com biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko, karena jalur distribusi dari produsen barang ke pihak penjual lebih singkat dibandingkan dengan toko konvensional. Online shopping menyediakan banyak kemudahan dan kelebihan jika dibandingkan dengan cara belanja yang konvensional. Selain bisa menjadi lebih cepat, di internet telah tersedia hampir semua macam barang yang biasanya dijual secara lengkap. Selain itu, biasanya informasi tentang barang jualan tersedia secara lengkap, sehingga walaupun kita tidak membeli secara on-line, kita bisa mendapatkan banyak informasi penting yang diperlukan untuk memilih suatu produk yang akan dibeli, di antara kelemahan e-business antara lain adalah rentan terhadap cybercrime, penipuan, dan yang dibutuhkan hanya sedbuah kepercayaan.
2.5 FAKTOR-FAKTOR KEBERHASILAN  E-BUSINESS
Ø  Terdapat dua faktor penting dalam menetapkan keberhasilan langkah-langkah untuk masuk dalam e-business.
Ø  Faktor pertama adalah tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan.
Ø  Faktor kedua adalah kemampuan untuk menjamin bahwa proses e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun, yaitu : Validitas, Integritas, dan Privasi.


BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa e-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. Fungsinya adalah untuk mendukung bagian pemasaran, produksi, keuangan, dan sumber daya manusia. E-Business atau Electronic business sebagai aktivitas yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran barang atau jasa dengan memanfaatkan internet sebagai media komunikasi. sehingga melakukan transaksi bisa dilakukan dengan menggunakan internet. Penyebaran yang cepat dari internet biaya yang rendah bagi bisnis menengah mengalami kenaikan yang baik atau positif. Kesadaran e-bisnis yang UKM tertarik untuk berinvestasi dalam berbagai bentuk teeknologi e-bisnis. Namun, mendapatkan manfaat dari penerapan ini teknologi tidak semudah UKM perlu mengatasi hambatan yang terkait dengan pelaksanaannya. Meskipun ada ada beberapa literatur tentang persepsi UKM ‘tentang manfaat dan hambatan, studi masa lalu tidak membedakan antara pembeli dan pemasok. Secara khusus, sedikit telah diselidiki dari perspektif pemasok UKM. Untuk mengatasi kesenjangan ini dalam literatur, ini Proyek dimulai untuk lebih memahami persepsi pemasok UKM tentang e-bisnis manfaat adopsi dan hambatan.







DAFTAR PUSTAKA








Tidak ada komentar:

Posting Komentar